KESUMAPUTRA.ID

Tentang Penulis

Kesuma Putra
Profil Singkat Tentang Kesuma Putra

Saya merupakan seorang Legal Consultant dengan gelar Sarjana Hukum, seorang pembaca buku yang budiman, pencinta hukum, ekonomi, dan pencita bulutangkis sejati.

Saya memperoleh gelar Sarjana Hukum saya dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dengan mengambil konsentrasi hukum bisnis dan ketika lulus kuliah saya dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik dengan IPK 3,86 (skala: 4,00). Selama kuliah saya gemar mengikuti kompetisi hukum tingkat nasional dan salah satu prestasi yang membanggakan bagi saya adalah ketika saya dan tim berhasil meperoleh Juara II Nasional pada Kompetisi Peradilan Semu di Universitas Trisakti pada tahun 2016. Selain gemar mengikuti kompetisi hukum saya juga gemar berorganisasi dan serta sempat mendapat amanah sebagai Ketua Komunitas Peradilan Semu FH Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada tahun 2018/2019. Dari kegiatan ini selain dapat mengasah logika hukum, saya juga mendapatkan pengalaman dan pelajaran sosial.

Saat ini saya bekerja sebagai Associate di salah satu Corporate Law Firm di Jakarta. Law Firm tempat saya bekerja fokus pada pemberian layanan hukum perusahaan, hukum kontrak, kekayaan intelektual, ketenagakerjaan, dan kepailitan. Dan tentunya bidang-bidang hukum tersebut merupakan bidang keahlian saya juga sebagai legal consultant.

Pada tataran akademis, minat saya mengakaji tentang norma hukum, saya memandang suatu peraturan perundang-udangan, pasal ataupun kata pada undang-undang itu tidak hanya sebuah rangkaian kalimat indah yang harus ditaati atau dilanggar, terlebih apakah peraturan perundang-udangan, pasal ataupun kata pada udang-undang itu sudah sesuai dengan hak asasi manusia ataupun konstitusi negara republik Indonesia.

Selain itu saya juga memiliki kecintaan pada dunia Bulutangkis, bahkan ketika saya SMP dan SMA saya telah memenangkan banyak kejuaran bulutangkis pada tingkat Kabupaten/Kota, dan puncak prestasi bulutangkis saya tersebut adalah ketika menjadi Atlet Bulutangkis pada Kabupaten/Kota tersebut.

Terakhir, sebagai orang yang berkarir dibidang hukum, saya tidak menjadikan profesi hukum sebagai tempat untuk mencari nafkah semata melainkan menanamkan rasa cinta yang dalam pada profesi hukum dan terpanggil untuk memajukan hukum di Indonesia.